silviadwiindahsari

my life is you

Mengenal drum

Leave a comment

Drum merupakan serangkaian alat musik perkusi dengan berbagai bentuk dan ukuran serta spesifikasi yang berbeda-beda dan tergabung menjadi satu rangkaian yang disebut Drum Set. Alat musik ini mempunyai andil yang sangat besar dalam kancah permusikan. Semua jenis irama musik yang berkembang saat ini, terbentuk dari variasi pukulan drum. Sebelum mempelajari cara dan teknik bermain drum, maka sebaiknya terlebih dahulu kita mengenal drum beserta bagian bagiannya.
1.1. Drum Akustik
Disebut akustik karena sumber bunyi alat musik ini berasal dari bahanbahan / materi dari alat itu sendiri tanpa menggunakan energi listrik.

1.2. Drum Elektrik
Seiring dengan perkembangan teknologi, pada masa ini telah banyak diciptakan alat-alat musik elektrik antara lain piano elektrik, gitar elektrik, bass elektrik dan lain-lain. Dan ternyata drumpun tak ketinggalan pula telah diciptakan drum elektrik. Namun pada dasarnya cara memainkan serta teknik-teknik memainkannya adalah sama dengan cara dan teknik yang ada pada drum akustik, atau dengan kata lain berbasik pada teknikteknik memainkan drum akustik. Drum elektrik ini meskipun dimainkan dengan cara dipukul, namun sumber bunyinya dihasilkan dari energi listrik. Fungsi dari bagian-bagian drum elektrik inipun sama dengan bagian-bagian pada drum akustik, hanya bentuk dan ukurannya saja yang berbeda. Perhatikanlah gambar dibawah ini.

1.3. Bagian-bagian Drum
Drum merupakan alat musik yang secara fisik mempunyai bagian yang terpisah, akan tetapi merupakan satu rangkaian yang disebut dengan istilah Drumset. Berikut ini akan dijelaskan bagian-bagian dari drum.

1.3.1. Snare Drum.
Snare Drum merupakan salah satu bagian utama dari drum dan yang paling sering dimainkan. Posisinya paling dekat dengan pemain. Diameternya biasanya berukuran 10-15 inci, tetapi yang sering digunakan adalah ukuran 14″. Yang membedakan antara snare drum dengan tom-tom adalah selain bentuknya lebih pendek, pada bagian bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral(snare wire). Jika anda pukul head atas snare drum maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara memukul kembali head bawah sehingga menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya ‘nyawa’ dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom

1.3.2. Cymbal
Cymbal merupakan salah satu bagian yang terpenting pada drum. Cymbal terbuat dari logam kuningan yang kualitas kekuatannya sudah terjamin dan warna suara yang dihasilkan sangat cocok untuk digunakan dalam bermain drum. Sebenarnya banyak sekali macam ragam jenis cymbal, tetapi secara garis besar terdapat tiga jenis cymbal yaitu:

1.3.2.1. Ride Cymbal
Cymbal ini bentuknya besar, digunakan untuk pengganti/ variasi setelah hi-hat. Disebut juga medium cymbal,berukuran diameter kira-kira 20 “. Jenis cymbal ini memungkinkan untuk digunakan teknik pukulan top cymbal, ride cymbal dan cress cymbal.

1.3.2.2. China Cymbal
Cymbal ini bentuknya juga besar namun pada bagian pinggirnya menonjol. Berukuran sekitar 16”-18” dan terdiri dari dua pukulan yaitu: Ride cymbal dan Cress cymbal.

1.3.2.3. Flash Cymbal
Bentuknya kecil, biasa digunakan untuk pukulan Cress. Berukuran diameter kira-kira 10”.

1.3.3. Hi-Hat
Hi-hat merupakan bagian dari drum yang terdiri dari dua buah piringan yang saling berhadapan. Bahan sama dengan cymbal terbuat dari logam kuningan. Bunyi hi-hat diperoleh dari benturan kedua buah piringan dengan cara menginjak pedal hi-hat dibagian bawah. Lihat gambar dibawah ini.

1.3.4. Tom-Tom
Tom-tom merupakan salah satu bagian utama dari drum. Tom-tom berbentuk seperti gendang. Tom-tom terdiri dari berbagai macam ukuran, diameternya mulai dari 6-12 inci. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12×10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6″, dan berlanjut ke 8″, 10″, 12″, 13″, 14″, 15″, 16″, 18″ dan 20″. Ukuran tom-tom 14″ keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Biasanya yang kecil disebut small tom-tom, dan yang paling besar disebut large tom-tom/ floor tom-tom. Tom-tom memiliki dua drumhead ( selaput gendang ), atas dan bawah. Badan tom-tom terbuat daru kayu yang biasa disebut Shell

1.3.5. Bass Drums.
Bass drum merupakan alat seperti tom-tom, tetapi ukurannya lebih besar, bunyi suaranya lebih berat dan bernada paling rendah dibanding dengan alat drum yang lainnya. Kayu bass drum lebih kuat dan lebih tebal dibanding dengan tom-tom, karena untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan lebih berat,serta untuk kekuatan bass drum itu sendiri. Bass drum mempunyai diameter yang lebih besar dari pada tom-tom, yaitu 16″, 18″, 20″, 22″, 24″ dan bahkan 26″ atau lebih

1.3.6. Stick Drum
Stick merupakan alat pemukul pada drum yang terbuat dari kayu. Stick terdiri dari dua buah dengan bentuk yang sama, satu dipegang tangan kanan dan satunya untuk tangan kiri.

2. POSISI TUBUH DALAM MEMAINKAN DRUM.
Posisi tubuh yang tepat dan benar dalam memainkan drum sangat penting untuk diperhatikan agar setiap pemain tidak cepat lelah dan dapat menghasilkan suara yang baik.
2.1. Posisi Duduk
Posisi yang baik dalam memainkan drum, yaitu dengan posisi badan duduk tegak lurus, kedua tangan memegang stick, kaki kiri menginjak pedal hi-hat dan kaki kanan menginjak pedal bass drum. Sikap badan relaks, jangkauan stick ke bagian-bagian drum tidak jauh sehingga tangan bisa dengan mudah dan leluasa untuk memukul bagian-bagian drum tersebut. Lihat gambar.

2.2. Posisi Tangan dalam Memegang Stick
Dalam memainkan alat musik drum,cara memegang stick dianggap suatu hal yang sederhana, namun sebenarnya memegang peranan yang sangat penting dalam penggunaannya,karena dalam memainkan alat musik ini sensor motorik pada tangan dan kaki sangat dominan. Cara memegang stick antara tangan kanan dan kiri berbeda. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kekuatan pukulan yang berbeda antara tangan kanan dan kiri, sehingga menghasilkan suara dengan variasi dan harmonisasi yang bagus. Posisi tangan dalam memegang stick secara terperinci dapat dipelajari seperti dibawah ini.
2.2.1. Memegang stick pada tangan kanan.
Batang stick diletakkan / dijepit diantara jari telunjuk dan ibu jari (lihat gambar 18 ), kemudian tiga jari yang lain memegang batang stick bagian pangkal (lihat gambar 19 ).

2.2.2. Memegang stick pada tangan kiri.
Pangkal stick dijepit diantara ibu jari dan jari telunjuk (lihat gambar 20 ),kemudian jari tengah dan jari manis menjepit batang stick bagian dalam (lihat gambar 21 ).

3. NOTASI PADA DRUM
Penulisan notasi drums berbeda dengan penulisan notasi pada alat musik yang lain. Hal ini disebabkab karena drums merupakan alat musik percusi yang tidak bernada, sehingga penulisan not pada garis paranada bukan berdasar pada tinggi rendahnya nada melainkan berdasa pada jenis alat musiknya. Perhatikan gambar dibawah ini.

Selain penulisan not, masih banyak atribut-atribut lain yang dituliskan sebagai tanda dengan berbagai macam fungsi dalam penulisan notasi drums,antara lain : tanda istirahat/ diam, tempo, tanda aksen, dan tanda aturan dalam bermain drums.
3.1. Tanda Aksen
Aksen adalah ketukan/ tekanan kuat pada suatu not. Penulisan aksen dalam notasi drums adalah ditandai dengan tanda ( ), yang terletakkan diatas not. Jadi pukulan not yang beraksen adalah pukulan pada not yang ditandai dengan tanda ( ) diatasnya.
Contoh :

 

3.2. Tanda aturan dalam bermain Drums
Selain tanda aksen, tempo, dan penulisan not seperti diatas,masih banyak tanda-tanda aturan lain yang perlu dituliskan dalam notasi penulisan drums. Tanda-tanda/ atribut tersebut antara lain adalah:

4. TEKNIK MEMUKUL
Jenis pukulan pada alat musik drum sangatlah bermacam-macam model dan tekniknya. Misalnya teknik dalam memukul snare drums berbeda dengan teknik memukul pada hi-hat, dan berbeda pula pada bass. Marilah kita urai satu persatu bagaimana cara atau teknik memukul drums.
4.1. Teknik memukul pada Snare Drums
Dalam bermain drums,bunyi yang didominasi oleh snare drums harus terdengar lebih keras dan tegas dari suara yang lain. Bila diambil angka perbandingan, maka perbandingan 1: 6 dari suara yang lainnya. Dalam memainkan snare drum dikenal beberapa teknik dalam memukulnya,yaitu :
4.1.1. Pukulan Biasa
Teknik ini dilakukan dengan cara memukul snare drum dengan tangan kanan dan tangan kiri secara bergantian. Lihat gambar.

4.1.2. Open Rim-Shot
Teknik ini dilakukan dengan cara tangan kiri memukul snare drum pada bibir snare drum (bagian pinggiran / ring snare drum), bukan pada membrannya. Untuk memukulnya, seperempat bagian stik harus melewati bibir/ pinggiran snare drum. Lihat gambar dibawah ini.

4.1.3. Close Rim-Shot
Teknik ini dilakukan dengan cara memukul snare drum dalam posisi memegang stik rata dengan snare drum. Cara memegang stiknya adalah biasa (pada umumnya). Lihat gambar dibawah ini.

4.1.4. Stick on stick
Stick on stick artinya suara yang dihasilkan melalui stick dengan mmenggunakan media snare drum. Teknik ini dilakukan dengan cara; ujung stick pada tangan kiri diletakkan diatas membrane snare drum, kemudian stick pada tangan kanan dipukulkan secara bersilang ke stick di tangan kiri, lalu digeser kearah ujung stick di tangan kiri. Lihat gambar dibawah ini.

4.1.5. Open stick
Open stick adalah pukulan dengan stick bersilangan yang menghasilkan suara dari stick itu sendiri. Teknik ini dilakukan dengan cara; stick di tangan kanan saling dipukulkan dengan stick pada tangan kiri secara bersilang, lihat gambar dibawah.

4.2. Teknik memukul pada Cymbal
Teknik memukul cymbal sangat penting karena untuk menghasilkan suara yang benar-benar bagus dan beragam pada cymbal. Teknik memukul cymbal pada dasarnya terbagi atas tiga bagian pukulan yaitu:
4.2.1. Top Cymbal
Teknik memukul yang dititik beratkan pada bagian pusat cymbal (center),lihat gambar

4.2.2. Ride Cymbal
Teknik memukul yang dititik beratkan pada bagian dalam cymbal,lihat gambar

4.2.3. Cress Cymbal
Teknik memukul yang dititik beratkan pada bagian bibir cymbal,lihat gambar

4.3. Teknik memukul pada Hi-Hat
Didalam memainkan hi-hat perlu kiranya diperhatikan tentang dua hal, yang pertama adalah tentang teknik pukulan pada hi-hat dan yang kedua adalah tentang teknik memainkan hi-hat. Kedua teknik ini berbeda dalam perlakuannya namun dalam penggunaannya sangatlah erat karena menjadi satu rangkaian perpaduan dalam memainkan hi-hat.
4.3.1. Teknik pukulan pada Hi-Hat
4.3.1.1. Top Hi-Hat, yaitu teknik memukul Hi-Hat dengan cara memukulkan ujung stik pada bagian central Hi-hat. Hal ini dimaksudkan agar suara yang dihasilkan terdengar lebih berat. Perhatikan gambar dibawah ini.

4.3.1.2. Ride Hi-hat yaitu teknik memukul Hi-Hat dengan cara memukulkan ujung stik pada bagian dalam Hi-hat. Hal ini dimaksudkan agar suara yang dihasilkan terdengar lebih lembut. Perhatikan gambar dibawah ini.

4.3.1.3. Cress Hi-Hat yaitu teknik memukul Hi-Hat dengan cara memukulkan ujung stik pada bagian bibir Hi-hat. Hal juga ini dimaksudkan agar suara yang dihasilkan terdengar lebih ringan. Perhatikan gambar dibawah ini.

Selain teknik memukul seperti diatas, masih terdapat pula teknik dalam memainkan Hi-hat, yaitu :
4.3.2. Teknik Memainkan Hi-Hat
4.3.2.I. Open Hi-Hat, yaitu hi-hat dipukul dalam kondisi membuka. Teknik memainkannya dengan cara meletakkan kaki kiri pada pedal hi-hat kemudian menekannya dan bersamaan dengan memukul hi-hat. Perhatikan gambar dibawah ini.

4.3.2.2. Close Hi-Hat yaitu hi-hat dipukul dalam kondisi menutup. Teknik memainkannya dengan cara meletakkan kaki kiri pada pedal sebagai tumpuan dan tanpa menekannya pukul hi-hat yang dalam posisi menutup. Perhatikan gambar dibawah ini.

4.4. Teknik memukul pada Bass Drums
Teknik memukul pada bass drum berbeda dengan teknik memukul pada alat yang lain. Perbedaan yang sangat mencolok adalah bahwa bass drum dipukul tidak dengan menggunakan tangan seperti halnya alat-alat yang lain akan tetapi menggunakan kaki. Teknik memukulnya dilakukan dengan cara telapak kaki menekan / memijak handel (alat pemukul bass drum) kebawah. Lihat gambar dibawah ini.

5. Teknik Memainkan Drum
Telah diuraikan diatas tentang bagian-bagian drums, teknik memegang stick maupun teknik memukulnya dan lain-lain.Untuk memainkan drums secara kompleks, maka terlebih dahulu kita harus berlatih melalui tahapan-tahapan berikut ini.
Se
5.1. Latihan Dasar
Latihan dasar berguna untuk membiasakan pemain dalam membaca tanda dan notasi drum, serta untuk melatih gerakan tangan dan kaki. Latihan ini terdiri dari beberapa macam antara lain: Latihan dasar dengan snare drum, latihan dasar snare drum dengan bass drum, latihan tanda berhenti, latihan variasi, latihan irama dan variasinya, serta latihan aksen.
Latihan dasar dengan snare drum berguna untuk melatih kecepatan gerakan tangan kanan dan kiri serta mendeteksi pukulan tangan yng dimainkan.
Latihan tanda berhenti berguna agar pemain mengetahui saat-saat suatu alat dimainkan atau tidak dimainkan dan untuk mengetahui kecepatan pukulan.
Latihan variasi berguna untuk membuat variasi kecepatan pukulan/ bunyi.
Latihan irama dan variasinya berguna untuk melatih bermain ketukan/ hitungan, dan latihan aksen berguna untuk melatih variasi bunyi.
5.1.1. Latihan Dasar dengan Snare Drums

 

5.1.3. Latihan Dasar Hi-hat dan Bass Drum Latihan pola dasar

 

6. BERMAIN SOLO DRUM
Setelah mempelajari latihan-latihan dasar, selanjutnya akan diperkenalkan pada tingkat ”Bermain Solo Drum”. Disini ditekankan agar pemain dapat memainkan semua bagian drum dengan baik. Karena, permainan solo drum ini merupakan perpaduan bunyi dari semua bagianbagian drum, sehingga akan menghasilkan suara yang bervariasi. Pada bagian ini akan anda pelajari teknik-teknik dan latihan dalam bermain solo drum.
6.1. Improvisasi
Improvisasi adalah sebuah permainan pada sebuah not (bar) dengan variasi yang anda buat sensiri tanpa mengubah bentuk dasar ritme/ temponya.

6.4. Latihan Pukulan.
Untuk menghasilkan suara yang benar-benar mantap, maka diperlukan latihan pukulan yang cukup matang. Karena penguasaan teknik memukul dalam bermain drum merupakan kunci keberhasilan dalam belajar bermain drum. Dibawah ini adalah latihan pukulan, jenis pukulan serta teknik pukulan yang perlu dilatih untuk memantapkan pukulan.
6.4.1. Pukulan pada tangan kanan

 

6.4.4. Teknik Pukulan.
6.4.4.1. Flame Adalah teknik dua pukulan yang hampir bersamaan suaranya, yaitu not kecil yang dimainkan pukulannya lebih lemah (lebih pelan) dan pada not aslinya lebih keras dan tegas. Perhatikan notasi dibawah ini.

Masih banyak sekali bentuk-bentuk latihan flame ini,anda bisa mengembangkan sendiri.
6.4.4.2. Drag Adalah teknik pukulan dimana dua not yang mengikuti aslinya dipukul lemah (pelan),sedangkan not aslinya dipukul / dimainkan keras dan tegas. Perhatikan notasi dibawah ini.

Latihan pukulam drag ini bisa anda latih serupa pada pukulan flame. Silakan anda latih dan dikembangkan sendiri.
6.4.4..3. Ruff Adalah teknik pukulan dimana terdapat tiga not kecil yang berada didepan not aslinya dipukul / dimainkan pelan, sedangkan not aslinya dimainkan keras dan tegas. Perhatikan notasi berikut.

6.4.5. Variasi Pukulan pada Snare dan Bass Drum.
Bass drum pun bisa dimainkan dengan variasi seperti halnya snare drum. Perhatikan contoh dibawah ini.

Apabila anda latihan dengan menggunakan double pedal (kiri dan kanan), maka anda bisa melakukan latihan seperti dibawah ini.

6.5. Triol/ Triplet.
Triol/Triple adalah sebuah pukulan ganda tiga dalam birama 4/4, setiap ketukannya terdapat tiga buah not yang masing-masing bernilai 1/4.

6.6. Fill-In
Fill-in merupakan pukulan variasi untuk mengisi kekosongan sebagai suatu sisipan dalam lagu keberadaan fill-in ini akan menambah suasana lagu menjadi lebih hidup. Bentuk-bentuk fill-in bermacam macam, hal ini juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan keterampilan dari si pemain juga. Namun sebagai acuan dalam berlatih maka bentuk-bentuk fill-in dibawah ini bisa anda pelajari dan selanjutnya silahkan anda kembangkan sesuai dengan kemampuan anda.

 

7. Pengenalan Gaya
Perkembangan musik dewasa ini amatlah pesat, sehingga banyak tercipta irama-irama musik yang beraneka ragam bentuk serta pola ritmenya. Sebagai seorang pemain drum amatlah penting mengenal dan bahkan mempelajari irama-irama musik yang ada. Dalam buku ini disajikan beberapa jenis irama yang sudah sangat dikenal.

 

8. ETUDE
Etude adalah komposisi musik yang dipersiapkan dengan tujuan untuk melatih keterampilan permainan alat musik.. Dalam permainan etude ini sudah merupakan rangkaian dari beberapa teknik. Dibawah ini disajikan beberapa etude untuk anda pelajari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s